" Tawakal untuk mencapai ridho ALLAH“

Kalimat “INDAHNYA KETIKA ALLAH MENCINTAIMU” sebagai hadiah dari tawakal… wah dahsyat, lalu terbayang bayang di jiwa saya jika dicintai oleh manusia saja saya sudah klepek klepek gak enak makan, gak enak tidur apalagi dicintai oleh ALLAH yang memiliki segalanya yah ehm

Tawakal adalah titik NOL [saya banget nih], menempatkan diri pada titik netral, ini yang kemudian penting. Kondisi yang menjepit dan membuat sesak dada kadang akan bener benar lega setelah kita mencari cara untuk benar benar bertawakal. Dan tidak setiap orang bisa merasakan tawakal. Pasrah dan berserah diri bersujud meminta ALLAH untuk merengkuhnya hingga dirinya hangat dalam selimut Ilahi. Berserah dan mencoba terus intim dengan ALLAH Sang Maha Pemurah dan maha penuh cinta untuk terus memeluknya…

Tawakal adalah ketika diri harus terus bersujud, meletakan kepala yang penuh dengan egois ke titik terendah dari bumi ALLAH. Tawakal adalah ketika diri menyerahkan jasad, jiwa, logika, indera, hati dan intuisi kepada Sang Pemilik itu semua. Tawakal adalah saat dimana ide tentang “Cinta Suci” benar benar menemui tempatnya mendekati Sang Pencipta Cinta. Tawakal berarti ketika diri yang egois menangis karena terlalu memikirkan diri sendiri. Tawakal adalah ketika diri yang Sok Tau menghiba minta ampunan telah banyak meninggalkan Sang Penentu dalam penentuan penentuan urusan. Tawakal adalah ketika diri tiba tiba menghapus rasa takut akan apapun, akan siapapun dan dimanapun. Tawakal adalah ketika diri tiba tiba menjadi sangat rindu dekapan-Nya. Dan tidak ada lagi yang berarti kecuali ‘mencari cara’ untuk mendekat kepada-Nya.

Jadi, tawakal bukanlah menjadikan takdir sebagai kambing hitam, terlalu sempit pikiran kita ketika menggunakan kata tawakal sebagai pelarian dari segala masalah, karena tawakal yang sesungguhnya adalah menjadikan ALLAH sebagai sandaran hati *Letto mode ON* menjadikan ALLAH sebagai satu satunya cinta, dan ketika ALLAH mencintai kita, menjadikan kita kekasihNYA maka the invisible hands yang akan menyelesaikan segala urusan, dan ketika ALLAH yang menyelesaikan semua urusan kita maka inilah TITIK NOL sebagai hasil dari tawakal

Ketika ALLAH telah mencintai kita, telah menjadikan kita kekasihnya maka setiap kekasih adalah ingin membahagiakan kekasihnya bukan? begitupun ALLAH, setiap kekasih tak ingin kekasihnya menangis dan sedih kan? begitupun ALLAH dan setiap kekasih ingin bertemu dengan kekasihnya kan? begitupun ALLAH maka kekasih ALLAH adalah yang diamnya adalah Astagfhirullah, tarikan napasnya adalah La Illahaillahllah, gerakan hatinya adalah Hamdallah, bicaranya adalah dakwah, dan gerak tangannya adalah sedekah untuk menolong hambanya yang lain, lidahnya adalah amanah, dan saksikan sang “INVISIBLE HANDS” akan bergerak mecintainya, melindunginya dan mengembalikannya ke jalan yang lurus, jihad fi sabilillah dan ia akan meninggal dalam rengkuhan cinta ILLAHI, khusnul khotimah.

Ayo, raih cinta ALLAH sedalam dalam yang kita mampu, lepaskan keinginan keinginan duniawi, dan saksikan bagaimana mukzizat demi mukzizat terjadi … indahnya dicintai ALLAH, mau kan? ayo mulai sekarang, kosongkan hati dari napsu dunia, kosongkan jiwa dari keinginan keinginan fana dan semu dan isi hanya dengan mengingat ALLAH dan buktikan cintaNYA

ALLAH tidak pernah ingkar janji loh, dan ketika kecintaan kita kepada dunia melebihi cinta kepada ALLAH, maka tunggulah adzab yang amat pedih … douh TAKUT

Komentar

Postingan Populer