Si Dia Menikah, Ucapkanlah Baarakallahu laka

Si Dia Menikah, Ucapkanlah Baarakallahu laka

Ada kalanya seseorang yang lama berpacaran atau telah berjanji mengikat tali kasih, di ujung perjalanan ternyata tidak sesuai antara harapan dan kenyataan. Bukan jodohnya, salah satu pihak di jodohkan oleh orang tua, atau ada sebab lain yang menyebabkan gagal melangkah ke jenjang pernikahan. Maka sebagai bentuk kedewasaan atau ketegaran biasanya salah satu pihak akan berkata,,

" KALAU ENGKAU BAHAGIA INSYAALLAH AKU JUGA AKAN BAHAGIA "

Tapi benarkah perkataan tersebut tulus dan murni dari dalam hati, atau sekedar basa_basi di lidah ? Pasalnya, tidak jarang di jumpai, mulutnya berkata tegar, namun hatinya belum bisa menerima. Di depan si dia tersenyum ceria tapi begitu sampai rumah hujan air mata,, betul nggak ya ??..

Saudaraku,,
Kita sebagai manusia biasa pastilah banyak kekurangan. Kalau sekadar kata_kata semua orang bisa. Namun, untuk ikhlas menerima memerlukan waktu, perjuangan dan komitmen yang luar biasa. Selain itu di perlukan keyakinan yang teguh bahwa itu semua adalah skenario_Nya. Atas dasar itu, sikap huznudzan atau berbaik sangka kepada_Nya akan senantiasa tertanam di dada.

Dan,, kalaupun si dia menikah dengan orang lain, terimalah dengan ikhlas bahwa dia bukan yang terbaik buat kita.

" BAARAKALLAHU LAKA "
Inilah ucapan termanis dan terindah yang dapat engkau hadiahkan kepadanya. Tunjukkan jiwa besar engkau dengan mengucapkan " Baarakallahu laka... ", sebuah ucapan yang mulia dan penuh do'a.

Ketika Uqail bin Abi Thalib menikah dengan perempuan Bani Yasir, Al_Hasan berkata ::
" Semoga engkau rukun dan banyak anak "

Uqail pun menjawab ::
" Ucapkanlah sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berdo'a,,
" Semoga Allah memberikanmu dan menjadikanmu berbahagia " ( HR. Nasa'i)."

Jadi kepada mempelai, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bukan mendo'akan mereka banyak anak, melainkan mengucapkan "Baarakallahu laka.." (semoga keberkahan dari Allah di limpahkan atas kalian berdua).

Saudaraku,,
Terima semuanya dengan lapang dada, jangan sampai bibirmu berkata "Baarakallahu laka.." tetapi airmatamu berhamburan kemana_mana. Lisanmu berkata "Aku siap menerima realita", namun hatimu masih menyimpan beban trauma.

Oleh karena itu, saudaraku,, berusahalah untuk menerima kenyataan yang ada, dengan penuh kebesaran jiwa, kematangan kepribadian dan sikap kedewasaan.

Katakanlah....

Aku pasti bisa menerimanya
Aku yakin mampu menghadapinya
Sepahit apapun akan ku telan
kan ku jadikan obat yang menyehatkan

Ya Allah,,
Tiada yang salah dengan ketetapan_Mu
Tiada yang salah dengan takdir_Mu
Tiada yang salah dengan keputusan_Mu

Tolonglah hamba Wahai Yang Maha Kuasa
Jangan biarkan hamba tersiksa
Oleh bayangan wajahnya
Jangan biarkan hamba terpedaya
Oleh bisikan syetan yang durjana

Jangan biarkan hamba tertipu oleh nafsu
Yang mengatas namakan cinta semu
Jangan biarkan hamba mengenangnya
Karena dia bukan kekasih yang halal untukku.

≈Aamiin Allahumma Aamiin≈

Komentar

Postingan Populer