Jiwa-jiwa yang patah
Di ujung luka yang belum mongering
Hampa yang mengendus nelangsa dan selalu berakhir
Dalam genangan kecewa yang memuja sia-sia.
Mengais pilunya hati tanpa tahu ke mana mesti mencari
obatnya.
Tergopoh dibilas sedu sedan tangis
yang ingin segera kubasuh
dengan senyum merona,
Melibas pahit yang kautinggalkan ,
menelaah hati baru yang
mungkin datang menjelang
Siapa tahu di suatu masa,
kutemukan setitik cinta bersemi
tanpa tanda Tanya.
Datang dengan lugunya ,
menawarkan terang di balik gelap
yang mendekapku
dalam titik hitam
yang memanjang
Setidaknya aku masih punya mimpi yang coba kuwujudkan dalam
damba , meski hanya menempis pada getar ilusi belaka.
Semoga…

Komentar
Posting Komentar