Menimang Cinta



Tuhan…
Aku setia menimang nimang cinta satu-satunya.
Pada beningnya hati, milikmu yang tak beriak.
Selalu memantulkan cahaya biru dan kubisa bercermin darinya.
Hanya tampak wajahku yang mulai layu,
Tertebas segulung mimpi indah yang belum menjamah nyata.
Mengais saatu demi satu , sisi jiwanya yang entah bersembunyi di mana.

Sejauh mata melihat hanya teduh mata airnya
Selebihnya aku tak tahu di mana kau simpan cintamu
Tapi aku tetap menimang-nimang dambaku
Siapa tahu , suatu hari nanti bias bertemu dan bersatu
Seperti mala mini , setidaknya ada tatap mata
Dan senyum lugunya yang mendamaikan lelahku.
Terima kasih TUhan untuk karuniaMu
Dan semoga dambaku ini bukan damba semu.

Komentar

Postingan Populer