Suatu Hari Nanti..
Semilir angin bergoyang dan mengurai topi hitam
Mencoba menggodaku, membuyarkan semua perasaan..
Sedetik kemudian ia terjatuh, mencoba memaksaku..
Untuk hanya menoleh dan memberi perhatian..
Masih pantaskah engkau mencibir hati-hati halus yang mulai melepaskanmu..
Masih haruskah engkau mengusik jiwa-jiwa yang mulai tenang tanpamu..
Atau memang begitulah hidupmu yang tak pernah berhenti untuk 'suatu hari nanti'..
Begitukah caramu membangunkan hati yang sudah mulai mati tertutupi..
Mencoba menggodaku, membuyarkan semua perasaan..
Sedetik kemudian ia terjatuh, mencoba memaksaku..
Untuk hanya menoleh dan memberi perhatian..
Masih pantaskah engkau mencibir hati-hati halus yang mulai melepaskanmu..
Masih haruskah engkau mengusik jiwa-jiwa yang mulai tenang tanpamu..
Atau memang begitulah hidupmu yang tak pernah berhenti untuk 'suatu hari nanti'..
Begitukah caramu membangunkan hati yang sudah mulai mati tertutupi..
Komentar
Posting Komentar